by

Temani Nenek Mencuci, Balita Tenggelam di Saluran Irigasi

Oelamasi  —  Ditengah perayaan Paskah Tahun 2022, Warga Amfoang Timur Kabupaten Kupang dikejutkan dengan kabar duka. Sebagaimana dikutip oleh mediakitanews.com  dari media resmi Humas Polres Kupang dilaporkan bahwa  seorang Balita berusia 18 bulan di Amfoang Timur Kabupaten Kupang – NTT tenggelam di saluran irigasi saat temani sang nenek mencuci di saluran irigasi.

Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K, M.H melalui Kapolsek Amfoang Timur IPTU Djemi Sigakole, mengatakan, kejadian naas terjadi pada hari Sabtu (16/04/2022) sekitar pukul 10.00 Wita di Desa Netemnanu Selatan.

Korban berinisial EDAB (18 bulan) ditemukan sudah tidak bernyawa setelah terseret arus irigasi sejauh 800 meter.

Balita Tenggelam

Awalnya korban menemani sang nenek mencuci pakaian dibelakang rumah yang lokasinya berdekatan dengan saluran irigasi. Korban saat itu sedang asik bermain air dalam ember saat neneknya pergi membilas pakaian di sumur. Saat sang nenek usai membilas pakaian, korban sudah tidak berada ditempat awal.

Dua orang saksi kemudian mencari dimana keberadaan korban. Tiba di TKP, seorang saksi melihat melihat kaki korban dan spontan langsung mengangkat korban dari dalam air.

Selanjutnya kedua saksi membawa korban ke rumah neneknya menggunakan motor, korban langsung dibawa ke Puskesmas Oepoli untuk mendapatkan pertolongan.

Polisi di Saluran TKP

Pada saat kejadian, saluran irigasi dalam keadaan penuh air dengan kedalaman sekitar 1 meter, korban tersangkut di tumpukan sampah. Jarak titik Awal Korban sampai dengan TKP penemuan Korban sekitar 800 meter.

Informasi dari pihak keluarga bahwa Korban akan di bawa ke rumah orang tuanya yang berada di Desa Besmarak Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang.

Pihak Keluarga Korban yang diwakili Oleh kakek korban Menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak melanjutkan kasus serta membuat Penolakan Autopsi.*** (Humas Polres Kupang) MJ

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments