Berita

Gempa 5,7 Magnitudo Kembali Guncang Manggarai Timur, BMKG Ingatkan Warga Waspadai Gempa Susulan

40
×

Gempa 5,7 Magnitudo Kembali Guncang Manggarai Timur, BMKG Ingatkan Warga Waspadai Gempa Susulan

Share this article
Gempa M5,7 Kembali Guncang Manggarai Timur, BMKG Ingatkan Warga Waspadai Gempa Susulan / BMKG

MediaKitaNews – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026) pagi.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 09.47 WIB atau 10.47 WITA. Pusat gempa berada sekitar 37 kilometer barat laut Manggarai Timur, dengan koordinat 8,28 Lintang Selatan (LS) dan 120,6 Bujur Timur (BT).

Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer dan BMKG menyatakan tidak berpotensi tsunami.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” demikian imbauan BMKG.

Gempa M5,7 ini terjadi sehari setelah Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa aktivitas gempa susulan pascagempa besar berkekuatan magnitudo 7,7 di wilayah Flores masih berpotensi berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.

Melansir Antara, Faisal mengatakan proses peluruhan gempa susulan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat minggu, mengingat besarnya gempa utama yang terjadi sebelumnya.

“Karena itu gempanya cukup besar, 7,7 magnitude, jadi peluruhannya memerlukan waktu kurang lebih tiga sampai empat minggu ke depan,” kata Teuku Faisal pada Rabu (19/8/2026), dikutip dari Antara.

Ia juga mengungkapkan bahwa hingga pukul 17.00 pada 19 Agustus 2026, BMKG telah mencatat sebanyak 3.055 gempa susulan pascagempa utama tersebut.

“Jumlah gempa susulan sampai jam 5 sore ini, 19 Agustus 2026 adalah sejumlah 3.055 gempa susulan,” ujar Faisal.

Dengan masih berlangsungnya aktivitas gempa susulan, masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap mengikuti informasi resmi BMKG dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat juga diminta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal maupun fasilitas umum serta segera menjauh dari bangunan yang mengalami kerusakan dan berpotensi roboh.

BMKG menegaskan gempa M5,7 yang terjadi pada Kamis pagi tersebut tidak berpotensi tsunami.***