JAKARTA – Rencana insentif motor listrik disambut baik masyarakat. Insentif berupa subsidi Rp3 juta dapat membuat harga sepeda motor listrik menjadi lebih terjangkau. nnPengemudi ojek daring, Syaiful, menyambut baik rencana pemerintah untuk memberikan insentif pembelian sepeda motor listrik.
Ia telah menggunakan sepeda motor listrik sewaan untuk bekerja selama satu tahun terakhir.nnSelama menggunakan sepeda motor listrik, ia telah merasakan beberapa keuntungan. Salah satunya biaya energi yang lebih rendah dibandingkan sepeda motor konvensional.
Penghematan ini sangat berarti baginya karena ia terbiasa menempuh jarak 70–100 kilometer setiap hari untuk bekerja.nnMeski begitu, keputusan pembelian tidak hanya mempertimbangkan faktor harga kendaraan. Syaiful juga memikirkan faktor lain, seperti perawatan dan memastikan sepeda motor listrik tersebut selalu andal dalam menunjang pekerjaannya sehari-hari.nnBagi pengendara yang biasa menghabiskan waktu berjam-jam di jalan, akses terhadap layanan purnajual, suku cadang, dan solusi baterai merupakan hal penting.nnKarena itu, insentif pembelian dinilai belum tentu cukup untuk mendorong adopsi sepeda motor listrik secara lebih luas.
Semakin banyak konsumen yang mempertimbangkan untuk beralih, konsumen dinilai membutuhkan ekosistem yang dapat mendukung penggunaan kendaraan tersebut.












