by

Pria di Fatuleu Barat Kupang ancam Istri dengan Senjata Api

MediaKitaNews – Kejadian tidak menyenangkan dialami oleh seorang ibu rumah tangga di Desa Kalali, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pasalnya ibu rumah tangga yang diketahui bernama Sarah Taimnanu tersebut diancam pria berinisial AF (73) warga RT 01 RW 01 Desa Kalali Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang merupakan suaminya sendiri.

Akibat perbuatannya, AF akhirnya ditangkap petugas Reserse Mobile (Resmob) Polres Kupang usai dilaporkan oleh istrinya Sarah Taimnanu.

Peristiwa pengancaman tersebut terjadi di Kampung Besnaket Desa Kalali Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang, Senin 15 April 2024 malam.

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K,M.H membenarkan adanya kejadian tersebut

” Ya, benar kejadiannya tadi malam sekitar jam setengah sembilan,” terangnya dikutip dari tribratanewskupang.com, Rabu 17 April 2024.

” Terduga pelaku sudah kami amankan,” tambahnya.

Kronologi Kejadian

Menurut AKBP Agung, kejadian ini bermula saat korban bersama pelaku dan anak-anaknya makan malam bersama dirumah mereka di RT 01 RW 01 Desa Kalali.

Saat itu korban (Sarah Taimnanu) bertanya kepada pelaku (suami korban) apakah api dikebun sudah dipadamkan atau belum. Pelaku tersinggung dengan pertanyaan korban dan membuang makanan serta masuk kedalam kamar tidur.

Sesaat kemudian pelaku keluar lagi dengan membawa sepucuk senjata api rakitan peninggalan jaman Jepang dan sebilah pisau dapur lalu mengancam untuk menembak korban dan memukul korban dibagian dahi.

Mendapat ancaman dan perlakuan kasar suaminya, korban langsung lari menuju rumah tetangga dan korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kupang via handphone.

Tim Resmob yang dipimpin Kanit Resmob Ardianto Tade bersama beberapa personil Resmob Polres Kupang langsung menuju Desa Kalali guna menangkap pelaku dan membawanya ke Mako Polres Kupang untuk diamankan serta menyita barang bukti yang ada guna kepentingan penyidikan.***

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *