Wakil Menteri Pertanian Sudaryono baru saja mengambil langkah tegas yang bikin heboh: memberhentikan 261 pegawai dan menutup 833 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan ini diumumkan sebagai bagian dari upaya evaluasi menyeluruh dan efisiensi pelaksanaan program.
Menurut penjelasan resmi, tindakan ini dimaksudkan untuk merapikan dan memperbaiki tata kelola MBG agar anggaran dan sumber daya bisa dipakai lebih efektif. Intinya, Sudaryono pengin program berjalan lebih tertata dan tepat sasaran, jadi ada penyisiran unit yang dianggap tidak efisien.
Langkah ini diprediksi bakal berpengaruh pada operasi harian MBG—baik dari sisi distribusi maupun manajemen pegawai. Pemerintah bilang proses evaluasi masih berlanjut, jadi kemungkinan ada penataan ulang lebih lanjut atau pengalihan sumber daya menuju model yang lebih efisien.
Buat publik dan penerima manfaat MBG, yang jelas harus dicermati adalah bagaimana perubahan ini akan diterjemahkan ke layanan di lapangan. Kita tunggu langkah berikutnya dari Kementan soal detail penataan dan jaminan kelangsungan program bagi yang membutuhkan.














