by

Dua Ekor Harimau Sumatera Terkam Anjing, Warganet : Siapa yang Salah?

MediaKitaNews – Harimau sumatrea beraksi di pemukiman warga dan menerkam anjing milik  warga.

Dikutip dari Instagram @fakta.indo, Kamis 14 Maret 224, Terekam kamera cctv, dua ekor Harimau Sumatera berkeliaran mencari mangsa dan memasuki pekarangan rumah warga Siak, Riau, pada Senin 11 Maret 2024.

Salah satu harimau bahkan memakan anjing milik warga di sebuah bangunan kayu.

Setelah memangsa anjing tersebut, dua hari kemudian, harimau itu kembali masuk rumah pekerja kebun yang sama, sehingga membuat para pekerja disana ketakutan.

Diketahui, Harimau Sumatera masuk ke dalam daftar satwa yang terancam punah dan dilindungi di Indonesia berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Dilansir laman Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, harimau Sumatera diperkirakan hanya tersisa kurang lebih 603 ekor.

Komentar Warganet 

“Berarti habitat sama makanannya udah habis/hilang. Makanya sampe masuk kepemukiman warga,” komentar akun Instagram @bayurizkaws

“Kurus bgt ya harimaunya,” komentar @july_gokilz

“Naluri bertahan hidup hewan buas. Karena habitat mereka rusak, dan sumber makanan mereka berkurang itulah sebabnya. Jangan sampai diburu ataupun dibunuh, ini juga karena ulah manusia,” komentar akun Instagram @elgar.p.

“jadi siapa yg salah, mereka yg merebut habitat nya atau harimau yg memasuki pemukiman?” komentar akun Instagram @hardianrabbit13.

“Banyak berita harimau yg masuk ke pemukiman warga akhir akhir ini.. Tetep hati hati yah guys dimnapun berada 😇😇,” tulis akun Instagram @amingseishin.

“Mungkin ini balesan karna manusia ngusik dan udah rusak habitat/ rumah mereka. Gantian mereka yg ngusik manusia.. Relate sih,” komentar akun Instagram @hi.diddaw__.

“Apakah habitatnya musnah, diterjang rakusnya manusia?” tanya akun Instagram @manoe_space.

“Untuk menangani situasi di mana harimau masuk ke lingkungan warga yang dulunya adalah bekas hutan tempat habitat harimau, beberapa langkah penting dapat dilakukan:
Edukasi Warga, Pengamanan Lingkungan, Pemantauan dan Pelaporan, Pelestarian Habitat, Penyuluhan Hewan Liar, Penangkapan dan Pemindahan. Pendekatan holistik yang mencakup pendidikan, pencegahan, perlindungan habitat, dan intervensi yang bijaksana adalah kunci dalam menyelesaikan konflik antara manusia dan satwa liar seperti harimau,” komentar akun Instagram @mastercool.id.

“Apakah 50thn kedepan harimau sumatra masih terjaga..?? Atau mungkin hanya tinggal nama seperti badak jawa,” komentar @taufick_alvarez.

Untuk melihat video Harimau terkam anjing warga, dapat dilihat [DI SINI]***

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *