MediaKitaNews – Sebuah video yang memperlihatkan penggerebekan di rumah dinas Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial.
Dalam video tersebut, sejumlah petugas mendatangi rumah dinas yang diduga ditempati Kalapas Waingapu. Saat melakukan pemeriksaan, petugas menemukan seorang perempuan berusia 19 tahun berada di dalam salah satu kamar yang diduga merupakan kamar Kalapas.
Perempuan tersebut mengaku telah tinggal di rumah dinas itu selama sekitar dua minggu. Ia juga menyebut dirinya merupakan “adik angkat” dari Kalapas yang bersangkutan.
Kalapas tersebut diketahui sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Bidang di Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebelum bertugas di Waingapu.
Kronologi Penggerebekan
Video penggerebekan diunggah oleh akun Instagram @medanheadlines.newss pada Kamis (30/7/2026). Dalam rekaman itu, beberapa petugas mendatangi sebuah kamar yang pintunya tertutup rapat. Setelah beberapa kali mengetuk pintu dengan bantuan penjaga rumah dinas, pintu akhirnya dibuka.
Seorang perempuan muda tampak keluar dari dalam kamar dengan raut wajah terkejut. Petugas kemudian meminta keterangan terkait identitas dan hubungannya dengan Kalapas.
Saat ditanya mengenai statusnya, perempuan tersebut mengaku bukan istri Kalapas dan baru berada di rumah dinas tersebut selama sekitar dua minggu.
Petugas kemudian menanyakan apakah dirinya mengetahui bahwa Kalapas telah memiliki istri. Perempuan itu menjawab bahwa ia mengetahuinya.
Selain itu, perempuan tersebut mengaku masih berstatus lajang dan berusia 19 tahun.
Ketika ditanya mengenai hubungan dengan Kalapas, ia menjelaskan bahwa dirinya dianggap sebagai “adik angkat”.
Namun, petugas mempertanyakan alasan perempuan tersebut berada di kamar pribadi Kalapas apabila hubungan mereka hanya sebatas kakak dan adik angkat. Petugas juga meminta agar perempuan tersebut memberikan keterangan secara jujur terkait keberadaannya di kamar tersebut.
“Kamu kan tidur di kamar tanpa hubungan. Tidak ada hubungan keluarga kan? Hanya menganggap adik-kakak kan? Tapi wajar tidak tidur dengan beliau?,” tanya petugas
Dalam video itu, sejumlah petugas turut meminta keterangan dari seorang asisten rumah tangga yang berada di rumah dinas. Asisten tersebut membenarkan bahwa perempuan itu memang berada di rumah tersebut.
Hingga berita ini beredar, belum ada keterangan resmi dari pihak Kalapas Waingapu maupun instansi terkait mengenai video yang viral di media sosial tersebut. Oleh karena itu, seluruh informasi dalam video tersebut masih menunggu klarifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.***










