Teknologi

Hujan Meteor Perseid 13 Agustus 2026: Jam Terbaik dan Cara Melihatnya dari Indonesia

17
×

Hujan Meteor Perseid 13 Agustus 2026: Jam Terbaik dan Cara Melihatnya dari Indonesia

Share this article

MediakitaNews.com — Hujan meteor Perseid mencapai puncaknya pada 13 Agustus 2026. Bagi masyarakat Indonesia, fenomena langit ini menjadi salah satu tontonan astronomi yang paling mudah diamati karena meteor dapat terlihat dengan mata telanjang ketika langit cukup gelap.

Jam terbaik melihat hujan meteor Perseid di Indonesia

Berdasarkan informasi yang dikutip dari BRIN, waktu pengamatan terbaik dari Indonesia berada setelah tengah malam hingga menjelang fajar. Untuk Indonesia Barat, jendela pengamatan berlangsung sekitar pukul 00.00–04.00 WIB. Di Indonesia Tengah sekitar 01.00–05.00 WITA, sedangkan Indonesia Timur sekitar 02.00–06.00 WIT.

Puncak Perseid tahun ini berdekatan dengan fase Bulan Baru sehingga cahaya Bulan relatif tidak mengganggu. Meteor yang redup berpeluang lebih mudah terlihat dari lokasi dengan polusi cahaya rendah.

Berapa banyak meteor yang bisa terlihat?

NASA mencatat Perseid berasal dari debu Komet 109P/Swift-Tuttle dan memiliki radiant di rasi Perseus. Pada langit gelap, sekitar 25 meteor per jam dapat terlihat sebagai angka pengamatan umum. Jumlah aktual dipengaruhi awan, cahaya kota, kejernihan atmosfer, dan luas langit.

Cara mengamati Perseid tanpa teleskop

Pengamatan tidak memerlukan teleskop maupun binokular. Pilih tempat jauh dari lampu kota, redupkan layar ponsel, lalu beri waktu 20–30 menit agar mata beradaptasi dengan gelap. Usahakan pandangan ke langit terbuka, termasuk arah timur laut, tanpa terhalang gedung atau pepohonan.

Perseid bukan batu besar yang jatuh ke Bumi

Hujan meteor terjadi ketika Bumi melintasi jalur debu yang ditinggalkan komet. Partikel kecil memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi, memanas, lalu berpijar sebagai garis cahaya. Istilah “hujan” menggambarkan banyaknya kilatan, bukan hujan batu besar ke permukaan Bumi.

Video pengamatan Perseid 2026

Berikut video siaran pengamatan Perseid 2026 dari NASA Marshall Space Flight Center:

Kesimpulan

Jika cuaca cerah, dini hari 13 Agustus 2026 menjadi kesempatan utama untuk mencari meteor Perseid dari Indonesia. Kunci pengamatan adalah langit gelap, pandangan luas, dan kesabaran.

Artikel ini disusun ulang secara orisinal berdasarkan informasi dari detikInet, Tirto, dan NASA. Waktu pengamatan dapat berbeda menurut lokasi dan kondisi cuaca.

Sumber

detikInet
Tirto
NASA