Bisnis

BMKG Catat Ada 3.055 Gempa Susulan di NTT, 88 Dirasakan Manusia

6
×

BMKG Catat Ada 3.055 Gempa Susulan di NTT, 88 Dirasakan Manusia

Share this article
Gambar: diambil dari sindikasi.okezone.com(https://sindikasi.okezone.com/index.php/rss/0/RSS2.0).

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 3.055 gempa susulan terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah wilayah tersebut diguncang gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,7.nn"Jadi jumlah gempa susulan sampai dengan jam 17.00 sore hari ini, 19 Agustus 2026, adalah sejumlah 3.055 gempa susulan," kata Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).nnBerdasarkan catatan BMKG, gempa susulan terbesar tercatat berkekuatan magnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil mencapai magnitudo 1,1.

"Yang dirasakan oleh manusia itu 88 gempa," ujarnya.nnDi sisi lain, BMKG memastikan akan terus memantau proses peluruhan atau penurunan frekuensi dan kekuatan gempa susulan secara bertahap hingga kondisi kembali stabil setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7.nn"Jadi peluruhannya memerlukan waktu kurang lebih 3 sampai 4 minggu ke depan," pungkasnya.nnNews Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya.

Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.nn© 2007 – 2026 Okezone.com, All Rights Reserved

Sumber: news.okezone.com

Bisnis

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN mengakselerasi Human Capital Strategy 2026-2030 dengan membangun kapasitas, kapabilitas, dan produktivitas SDM untuk menopang transformasi bisnis.n n Strategi tersebut dijalankan antara lain melalui upskilling…

Bisnis

JAKARTA – Rencana penyusunan rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) tentang pembatasan produk tembakau harus melihat permasalahan lapangan secara menyeluruh, supaya tidak mengganggu industri tembakau.nnKebijakan ini diharapkan tidak sampai mengganggu kelangsungan industri tembakau yang selama ini…

Bisnis

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Ibu Kota pada Rabu (19/8/2026) merupakan hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).nn”Ya, karena OMC-lah,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8/2026).nnPramono mengatakan…