Uncategorized

Film Karya Pekerja MADFest Merah Putih 2026 Bakal Dibawa ke ILO

6
×

Film Karya Pekerja MADFest Merah Putih 2026 Bakal Dibawa ke ILO

Share this article
Gambar: diambil dari www.kapanlagi.com(https://www.kapanlagi.com/feed/entertainment.xml).

Copyright © 2026 Kapanlagi.com KLY KapanLagi Youniverse – All Right Reserved.nnKapanlagi.com – MADFest Merah Putih 2026 tak berhenti sebagai festival film pendek kelas pekerja yang digelar di Indonesia. Film-film karya para peserta festival tersebut juga direncanakan dibawa ke International Labour Organization (ILO) untuk memperkenalkan cerita dan aspirasi pekerja melalui medium film.nnRencana tersebut disampaikan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan, Ir. Said Iqbal, saat memberikan sambutan dalam Malam Anugerah Aspirasi MADFest Merah Putih 2026, Selasa (18/8/2026).

Ia melihat karya para pekerja memiliki nilai yang dapat diperkenalkan dalam forum ketenagakerjaan internasional.nn"Saya akan bawa film film pendek karya pekerja ini ke ILO ( International Labour Organization).Saya punya pengalaman, sebagai tokoh buruh dibuatkan film mengenai diri saya oleh orang Belanda berjudul Working Class Hero yang disiarkan ke dalam 22 bahasa di dunia," ujarnya.nnMenurut Said, film memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat. Karena itu, keberadaan MADFest Merah Putih dinilai dapat menjadi ruang alternatif bagi pekerja untuk menyuarakan pengalaman dan aspirasinya melalui karya kreatif.nn"Film adalah media yang paling efektif untuk penyampaian pesan. Sehingga diperlukan wahana dan ruang aspirasi dalam bentuk festival seperti MADFest Merah Putih," tuturnya.nnMADFest Merah Putih 2026 sendiri digelar sebagai festival film pendek kelas pekerja.

Festival ini menjadi wadah bagi para pekerja untuk mengangkat berbagai cerita yang dekat dengan kehidupan mereka, sekaligus menyampaikan pesan sosial melalui karya audio visual.nnKetua Penyelenggara MADFest Merah Putih 2026, Sonny Pudjisasono, mengatakan penyelenggaraan festival tersebut diharapkan dapat berkembang lebih besar pada tahun mendatang. Ia menyebut pihaknya telah menyiapkan rencana untuk memperluas kategori yang diperlombakan.nn"Untuk 2027, kita akan menetapkan 21 kategori, termasuk kategori lingkungan hidup, HAM, kelautan, dan lain sebagainya," kata Sonny.nnPada penyelenggaraan tahun ini, terdapat 10 film pendek yang masuk dalam daftar film pilihan MADFest Merah Putih 2026. Karya-karya tersebut mengangkat beragam cerita, mulai dari persoalan pekerja hingga kehidupan masyarakat yang berada di lapisan bawah.nnSepuluh film yang terpilih yakni Kandang yang Tak Menunduk, Lelah, Antrian Nomer Kematian, Rastra Sewa Kotama, Dilema, Saka Lor Saka Sagara, Perjuangan Petani Tak Bertanah, Tukang Air Pikulan Kampung Lodan, Ana & Semangkok Mie Ayam, serta Tumpang Sari.nnDari 10 film tersebut, lima karya masuk lima besar.

Kehadiran film-film tersebut memperlihatkan bagaimana pengalaman pekerja dan masyarakat dapat dikemas menjadi cerita yang memiliki pesan sosial sekaligus menjadi bahan refleksi bagi penonton.nn(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)nnSelain mendorong karya pekerja ke forum internasional, Said juga menilai perlindungan terhadap insan perfilman perlu mendapatkan perhatian. Ia berencana berdiskusi dengan Fadli Zon mengenai jaminan sosial bagi pekerja di bidang perfilman, termasuk aktor, aktris, dan kru produksi.nn"Sebagai Ketua PKP Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh saya akan bertemu dan berdiskusi dengan Fadli Zon pentingnya jaminan sosial bagi pekerja di bidang perfilman," jelasnya.nnDengan rencana membawa film karya pekerja ke ILO dan memperluas kategori pada MADFest Merah Putih 2027, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi film pendek. MADFest juga berpotensi menjadi ruang yang mempertemukan cerita pekerja Indonesia dengan perhatian yang lebih luas, termasuk di tingkat internasional.nn(Liburan Jessica Mila dan keluarga di Pulau Padar jadi sorotan netizen.) nnCopyright © 2026 Kapanlagi.com KLY KapanLagi Youniverse – All Right Reserved.

Sumber: www.kapanlagi.com

Uncategorized

MALANG – Kunjungan wisata ke Gunung Bromo dibuka kembali oleh pengelola pasca api padam. Keputusan pembukaan aktivitas wisata di Gunung Bromo disampaikan melalui surat edaran terbuka dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS)…